Mungkin tingakat hayalan ku ini terasa aneh namun,, inilah cerita persahabatan
seperti ibarat mentari waktu itu aku adalah seorang pemimpin di suatu organisasi,, suatu hari ku di panggil temanku, dalam hal ini aku di minta memasukan seorang anak kedalam organisasi yang ku pegang,, di orang yang biasa dan tidak ada suatu hal yang istimewa dari nya dalam hatiku berkata ''oke lah tak apa, aku juga lagi butuh orang,," seiring perjalanan waktu ku tuntun dia dalam ruang lingkup kegiatan organisasi, dan dia ternyata dapat belajar dengan cepat, aku pun sangat bangga padanya makanya aku sebut dia si bintang,,
semenjak itu kami selalu bermain bersama, dan banyak teman-teman yang menyebut kami si kakak beradik,
hal itu meungkin benar karna keakrabanku dengan bintang, dalam hal organisasi pun kami sangat kompak,selalu ada hal dan pemikiran luar biasa dari ku dan bintang, para guru pun sangat bangga pada kami karna banyak kegiatan yang kami buat sangat sukses, tak hanya itu sangkin kompaknya,kami pernah dikirim di suatu lomba debat antar sekolah, dan hasilnya kita bisa merebut juara 2,, mungkin tak terlalu sempurna namun kami sangat bangga dengan itu
dalam lanjutan cerita ku aku bertemu dengan seorang gadis, dia sangat manis, wajahnya sangat indah dan ku sebut saja dia si bulan, dalm hati terdalam aku sangat suka dengan dia,, dengan penuh rasa suka aku mulai mendekati dan memberikan perhatian kepadanya,bintang pun sangat mensuport aku dan selalu membujuk ku untuk menembaknya,
lama waktu dia pun menanggapiku dan suatu hari dia memberitahu, dia suka sama aku, dan aku di minta untuk mengungkapakan rasa suka ku padanya dan aku minta waktu yang tepat untuk itu, setelah beberapa lama aku mulai memberanikan diri untuk mengungkapkan rasa suka ku kepadanya, dan hari itu pun tiba saat aku mengungkapkan rasa ku padanya,, namun tak ku sangka setelah ku mengungkapkan semua padanya dan meminta jawaban dari nya,, dia hanya menjawab " maaf aku sudah punya bintang" saat itu pertama kalinya hati ku sakit, sakit terbohongi cinta dan lebih sakit lagi karna temanku menghianati ku.. sejak itu persahaban ku dengan bintang terputus ..
bintang mundur dari organisasi dan setiap kami berpapasan selalu rasa benci meliputi hati kami. semua teman dan guru pun seakan tidak percaya melihat aku dan bintang bermusuhan. hal ini bertahan sangat lama hingga kami menginjak ujian nasional, setelah selang beperapa hari kelulusan, aku mulai merindukan kebersamaan dengan bintang,, akhirnya satu hari menjelang kelulusan aku memberanilkan diri untuk datang kerumahnya, meskipu hujan deras aku tetap melanjuta untuk kerumanya, ku ketuk pintu rumah dan tak ada jawaban atau pun sautan dari dalam rumah,, namun aku tahu bintang ada di dalam, mungkin dia masih sangat membenciku, akhirnya aku memutusakan surat untuknya srat itu berisai rasa salahku dan rasa bodohku karena hal sepele harus membenci sahabat terbaiku.
esok hari seperti biasa aku datang pagi-pagi ke sekolah,dan hari ini adalah pengumuman kelulusan, setelah aku masuk kelas aku terkejut ternyata di dalam kelas ada bintang sedang berdiri menghadang ku tanpa bicara apa pun dia langsung memeluku dengan erat dan meminta maaf kepada ku,, mulailah hati ku campur aduk saat itu antara senang sedih dan tidak percaya... akhiranya persahaban yang di pisahkan oleh jurang kebencian bersatu kembali, dan kami mulai ngobrol bercandan dan melakukan hal bersama di sekolah, semua teman dan guru pun sangat senang melihat kami bersama lagi, dan hal yang di tunggu-tunggu sebentar lagi akan di tempel di papan pengumuman yaitu pengumuman kelulusan,, dan akhirnya kami lulus dengan nilai sangat memuaskan,, dan setelah itu kami bersama sama dengan guru menyiapkan segala perlengkapan untuk acara perpisahan besok hingga sore menjelang pekerjaan kami selesai, badan terasa capek dan pegal ku istirahatakn sejenak namun tiba-tiba jadi tak terasa karena bintang menghiburku dengan leluconya, tak hayal semua teman dan guru yang sedang bekerja tertawa terbahak-bahak, dan pekerjaan kami selesai stelah adzan isa, setelah sholat isa kami semua pulang kerumah masing masing,, namun aku dan bintang menyempatkan duduk di depan mushola hingga jam 10 malam kami ngobrol, setelah itu kami sepakat untuk pulang kerumah ,bintang pulang menggunakan motor sedangkan aku hanya jalan kaki karna jarak sekolah dari rumah ku tidak terlalu jauh, setelah menyalakan motor bintang berbicara "oya aku punya kabar buruk untuk mu" dan aku menjawab " kabar apa?" "nanti juga kamu tau tar" "owh yaudah aku tunggu kabarnya" aku tak merasa aneh atau yang lainya mungkin karna bintang selalu bercanda,,
seteah pulang kerumah belum saja melepas sepatu telfon rumah ku berbunyi.. biasanya aku menyuruh adik ku untuk mengangkatnya, namun adik ku sudah tertidur,, dan aku angkat gagang telfon dan terdengar suara " maafkan aku mentari," dan terputus... aku tau itu suara bintang, dan perasaan ku sangat tak enak sekali, ku memikirkan bintang, ada apa dengan nya,, ku telfon balik namun tak di angkat,,,
setelah jam 12 malam, rasa tak enak itu pun ter pupus sudah setelah menerima telfon dari teman ku yang mengatakan bahwa bintang sedang dirawat di rumah sakit karna kecelakaan dan kondisinya kritis,, dalam keheningan malam aku mendatangani rumah sakit dengan motor setelah tiba di rumah sakit, aku terkejut karena bintang sudah tiada..... dan dia menulis surat yang berisi
"Trimakash atas semua hal yang kau berikan padaku, aku sadar aku tidak akan ada apa-apanya bila tidak ada kamu seperti
matahari engkau adalah sahabat yang mencerahkan hari-hari ku, seperti matahari
yang hangat sehangat keluarga engkau adalah teman yang ku anggap kakak ku,seperti matahari
saat terbit itulah kamu yang menjadi inspirasiku,
dan ku ingin engkau mengenang pesahabatan kita selamanya, dam menjadi persahabatan yang indah seperti matahari sore
trimakasih teman ku slamat tinggal untuk selamanya"
